- Back to Home »
- Teori FISIKA : MENGANALISIS GAME BRIDGE CONSTRUKTOR
Posted by : Unknown
Minggu, 05 Maret 2017
Game
Bridge Construktor adalah suatu game
simulasi dalam pembuatan jembatan gantung. Pada game ini, kita ditugaskan untuk
membangun suatu jembatan yang bisa dilewati dua mobil atau dua truk untuk
sampai ke sebrang jalan.
Pada permainan ini, anda dituntut untuk
meggunakan logika dan tafsiran karena untuk membangun jembatan disediakan
beberapan komponen material dan biaya pembelian materialnya pun dibatasi.
Berikut ini adalah tampilan awal dari
game Bridge Construktor.
Pada game ini terdapat material kayu,
besi, beton, dan tali baja penyangga dengan harga yang berbeda-beda. Kayu dan
besi dapat digunakan sebagai pondasi pokok pembuatan jalan. Seumpama beton dan
tali besi untuk memperkuat jembatan agar tidak roboh.
Pada permainan ini, berat
pondasi kayu dan besi jauh berbeda. Titik pembangunan pun juga telah
ditentukan. Selain itu juga ada gravitasi bumi yang membuat permainan ini
semakin sulit.
Konsep fisika yang digunakan dalam
permainan ini yaitu kesetimbangan benda tegar. Konsep kesetimbangan benda tegar
merupakan pengetahuan dasar yang sangat penting dan mempunyai banyak penerapan
dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang teknik. Dalam merancang
jembatan untuk permainan ini, harus memperhatikan struktur jembatan dan
gaya-gaya yang bekerja padanya agar tidak ambruk.
Syarat pertama kesetimbangan benda tegar
yaitu Hukun II Newton. Hukum II Newton menyatakan bahwa jika resultan gaya yang
bekerja pada sebuah benda (benda dianggap sebagai partikel) tidak sama dengan
nol maka benda akan bergerak dengan percepatan konstan di mana arah gerakan
benda sama dengan arah resultan gaya. Jika resultan gaya bernilai nol maka
benda diam atau benda bergerak dengan kecepatan konstan.
F = m.a
Ketika
sebuah benda diam atau bergerak dengan kecepatan konstan, benda tidak mempunyai
percepatan (a). Karena percepatan (a) = 0 maka persamaan di atas berubah
menjadi :
Persamaan ini dapat
diuraikan ke dalam komponennya pada sumbu x, sumbu y dan sumbu z.
Jika
gaya-gaya bekerja pada arah horisontal saja maka digunakan persamaan satu. Jika
gaya-gaya bekerja pada arah vertikal saja maka digunakan persamaan dua. Jika
gaya-gaya bekerja pada suatu bidang (dua dimensi) maka digunakan persamaan satu
dan dua. Jika gaya-gaya bekerja pada suatu ruang (tiga dimensi) maka digunakan
persamaan satu, dua dan tiga.
Gaya merupakan besaran vektor, gaya
mempunyai besar dan arah. Dengan mengacu pada koordinat kartesius (sumbu x, y
dan z) dan sesuai dengan ketetapan, jika gaya searah dengan sumbu x negatif (ke
kiri) atau gaya searah sumbu y negatif (ke bawah) maka gaya bertanda negatif.
Sebaliknya jika gaya searah dengan sumbu x positif (ke kanan) atau gaya searah
sumbu y positif (ke atas) maka gaya bernilai positif.
Syarat kedua kesetimbangan benda tegar
yaitu bahwa resultan momen gaya pada sebuah benda tidak bernilai nol (benda
dianggap sebagai benda tegar) maka benda akan berotasi.
Agar benda tidak berotasi (benda tidak bergerak) maka resultan momen gaya harus bernilai nol. Ketika sebuah benda tidak berotasi maka benda tidak mempunyai percepatan sudut. Karena percepatan sudut sama dengan nol maka persamaan di atas berubah menjadi :
Penerapan konsep pada game Bridge Constuctor
Rumus dasar yang digunakan yaitu
Rumus dasar tersebut digunakan secara berulang ulang pada game ini. Sebelumnya, ini berikut ini adalah ketentuannya :
= 200kg
= 1 kayu 200kg
Ketentuan tersebut dapat
digunakan dalam perhitungan dan perbandingan agar jembatan tidak runtuh. Selain
itu, kita juga harus membuat skema pengukuran dan garis gayanya.
Berikut ini adalah skema dari game tersebut.
Setelah membuat skema, kita harus tau seperti apa garis gaya yang ter
jadi. Berikut ini adalah garis gayanya.
Fx
= gaya yang dilakukan
jembatan (horizontal).
Fy
= gaya yang dilakukan
jembatan (vertikal).
w.kayu
= gaya berat kayu.
w.mobil
= gaya berat mobil.
Tx
= gaya tegangan tali
(horizontal).
Ty
= gaya tegangan tali
(vertikal).
THANK YOU














Terimakasih, sangat membantu dalam mengerjakan skripsi saya
BalasHapus